Tugas SISKOM


Kali ini saya akan memposting tentang materi Sistem Komputer yang pernah kakak asprak berikan pada hari Jum’at, 16 Desember yaitu seputar trouble shooting, maintenance, dan hardware infonya. Mari kita cek TKP langsung aja J


TROUBLESHOOTING
Troubleshooting merupakan cara menyelesaikan masalah pada sistem komputer atau piranti teknologi lain menggunakan metode yang sistematik. Pendekatannya adalah menemukan sumber permasalahan atau kesalahan agar nantinya dapat diperbaiki. Troubleshooting sering disalahartikan sebagai masalah itu sendiri, bukan metode penyelesaian masalahnya.
Ada beragam jenis permasalahan komputer dan troubleshootingnya, baik pada sisi hardware maupun software. Misalnya saat komputer dihidupkan, ternyata layar monitor tidak menyala. Troubleshootingnya adalah menemukan penyebab monitor tidak menyala, apakah karena kerusakan hardware, kesalahan sistem operasi, atau lainnya. Pemeriksaan kesalahan yang dilakukan misalnya memeriksa sumberdaya monitor, memastikan kartu VGA tidak kendor, memeriksa kabel VGA, atau membooting komputer melalui save mode. Perbaikan yang perlu dilakukan tergantung pada jenis kesalahan yang ditemukan, misalnya cukup dengan mengencangkan posisi kartu VGA dan kabel, atau harus mengganti salah satu komponen monitor yang rusak.

Teknik dalam Troubleshooting
Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer, yaitu teknik Forward dan teknik Backward.Nah saya akan coba jelaskan satu-satu teknik troubleshooting itu. Mari kita cek..
1. Teknik Forward
Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut :
§ Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard.
§ Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar.
§ dsb.

2. Teknik Backward
Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. Dapat kita ambil beberapa contoh sebagai berikut :
§ Floppy Disk yang tidak dapat membaca disket dengan baik.
§ Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan.
§ dsb.

Cara Cepat Mengenali Troubleshooting
§ Apabila terjadi masalah dan sistem masih memberikan tampilan pesan pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9, yaitu pada Keyboard, Card I/O, Disk Drive dan Disket.
§ Apabila terjadi masalah dan sistem memberikan kode bunyi beep lebih dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5, yaitu RAM, VGA Card dan Monitor.
§ Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau kode bunyi beep, kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen nomor 1 dan 2, yaitu Power Suplly dan Motherboard.

Contoh Troubleshooting & Penanganannya
1.Komputer mati ( tidak menyala)
Pada waktu menghidupkan komputer dan tombol power sudah ditekan tetapi komputer tidak hidup dan indikator led power pada CPU tidak menyala.

Penyebabnya adalah:
1. Kabel power tidak terpasang dengan benar
2. Kabel power CPU rusak
3. Power supply rusak
4. Kerusakan di stabilizer atau UPS

Penanganannya:

1.Cek kembali semua koneksi kabel, apakah sudah terpasang dengan benar.
2.Cek apakah kabel yang digunakan ada yang rusak atau tidak, jika ada yang rusak ganti dong.
3.Jika menggunakan stabilizer atau UPS periksa kembali apakah alat ini masih berfungsi dengan baik.
4.Jika penanganan diatas tidak berhasil, mungkin ada kerusakan pada Motherboard.

2.  komputer sering hang
Komputer dapat menyala dengan normal, tetapi pada waktu digunakan sering terjadi hang ( mouse dan keyboard tidak bisa digerakkan).

Penanganannya:
Untuk system operasi Windows XP
1.jika yang hang adalah aplikasi yang sedang dijalankan. Coba tekan kombinasi tombol Ctrl + Alt + Del secara bersamaan pada keyboard.maka akan muncul windows task manager.aplikasi yang menyebabkan hang ditandai dengan status not responding,sedangkan aplikasi yang berjalan ditandai dengan status Running. Klik aplikasi yang not responding kemudian tekan tombol perintah end task.
2.Jika proses itu memakan waktu lama dan komputer masih hang, restart komputer melalui tombol restart yang ada pada casing CPU.
3.Jika kinerja komputer terlihat lambat, maka kemungkinan RAM (memory) yang digunakan tidak mencukupi disarankan untuk meng-upgrade-nya

3. Layar monitor gelap ( gambar tidak keluar)
Pada waktu menghidupkan komputer lampu di CPU sudah menyala tetapi monitor tidak mengeluarkan gambar apa-apa, dan lampu pada monitor selalu berkedip-kedip.

Hal ini bisa disebabkan oleh :
1. Kabel VGA dari monitor tidak terpasang dengan benar pada port di CPU.
2. VGA card rusak
3. Monitor rusak

Penanganannya :
1.Periksa apakah kabel VGA dari monitor sudah terpasang dengan benar atau belum. Sebaiknya dicopot kemudian dipasang kembali untuk memastikannya.
2.Jika setelah dipasang kembali tetapi gambar tetap tidak keluar . maka kemungkinannya ialah VGA card pada CPU rusak. Hal ini bisa disebabkan oleh debu yang menempel pada slot VGA. Untuk menanganinya sebaiknya copot dan bersihkan VGA card dan slotnya.
3.Sebuah CPU umumnya memiliki sebuah VGA internal( bawaan ) , dan satu buah VGA eksternal( tambahan) . jika demikian coba untuk memasang kabel VGA ke port yang berbeda.

 MAINTENANCE
Maintenance adalah suatu cara atau teknik pemeliharaan pada computer agar sumber daya yang ada pada komputer kita tetap terjaga.

DEFRAGMENT dan CLEAN UP
Defragment ialah tools yang cara kerja nya menata ulang atau mengurutkan file atau data pada harddisk berdasarkan jenis file atau data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read atau write, sehingga kinerja komputer kita lebih cepat dan ringan.
Clean-up ialah tools yang cara kerja nya membersihkan file file yang sudah tidak berguna lagi (seperti cookies, temporary file, web history, dll). Proses Clean-up harus dilakukan karena file file tersebut memakan memori pada harddisk kita. Proses clean-up tidak akan menghilangkan data data penting dari harddisk kita, karena proses ini hanya membersihkan atau menghapus data data yang tidak dibutuhkan lagi seperti sampah.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar